Bali adalah harta karun destinasi menakjubkan, dengan masing-masing tempat menawarkan pesonanya yang unik. Dari pantai yang tenang dan pemandangan alam yang mengagumkan hingga kehidupan bawah laut yang semarak, masyarakat yang harmonis, dan kuliner yang menggugah selera, Bali tidak pernah gagal memikat para pengunjungnya.
Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Bali adalah Desa Penglipuran, yang terletak di Kabupaten Bangli. Terkenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia, Penglipuran adalah bintang bersinar dalam pariwisata Bali. Ketenarannya bukan tanpa alasan—desa ini menawarkan banyak daya tarik unik yang menjadikannya destinasi yang harus dilihat. Mari kita simak apa yang membuat Desa Penglipuran begitu istimewa!
Tahukah Anda bahwa Desa Penglipuran telah diakui sebagai salah satu desa terbersih di dunia? Berkat lingkungannya yang asri dan terawat dengan baik, Penglipuran telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Penghargaan Kalpataru dan Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) pada tahun 2017. Desa ini juga masuk dalam daftar Sustainable Destinations Top 100 oleh Green Destinations Foundation.
Saat memasuki Penglipuran, Anda akan disambut oleh tanaman hijau yang rimbun dan lanskap yang ditata dengan rapi. Desa ini menerapkan kebijakan ramah lingkungan yang ketat, seperti melarang kendaraan bermotor di dalam kawasannya untuk meminimalkan polusi. Pengunjung diimbau untuk menjelajah dengan berjalan kaki dan membuang sampah pada tempatnya, dengan tempat sampah yang disediakan setiap 30 meter.
Mengelilingi Desa Penglipuran adalah hutan bambu luas seluas 45 hektar—sekitar 40% dari total luas desa. Hutan ini tidak hanya menambah keindahan desa, tetapi juga berfungsi sebagai area resapan air yang penting.
Warga desa sangat menghormati hutan bambu sebagai bagian dari warisan leluhur mereka, melestarikannya sebagai simbol keharmonisan antara manusia dan alam. Menjelajahi hutan yang tenang ini adalah hal yang wajib dilakukan, menawarkan banyak spot foto yang memukau untuk Instagram Anda.
Desa Penglipuran hidup dengan ritual budaya dan keagamaan, seperti Ngusaba, yang diadakan untuk menyambut Nyepi (Hari Raya Nyepi di Bali). Setiap 15 hari sekali, warga lokal juga mengunjungi Pura Penataran untuk berdoa bersama, melanjutkan tradisi yang diwariskan turun-temurun.
Perjalanan ke Penglipuran belum lengkap tanpa mencicipi makanan khas setempat. Cobalah Loloh Cemcem yang menyegarkan, minuman herbal tradisional yang terbuat dari daun cemcem, terkenal baik untuk membantu pencernaan. Untuk sajian yang lebih mengenyangkan, nikmati Tipat Cantok, hidangan ketupat dan sayuran rebus yang disajikan dengan saus kacang yang gurih.
Penglipuran menggelar festival budaya yang semarak setiap tahun: Penglipuran Village Festival, yang biasanya diadakan di akhir tahun. Pengunjung dapat menikmati parade pakaian tradisional Bali, pertunjukan Barong Ngelawang, pameran budaya, dan berbagai perlombaan. Festival ini menarik banyak pengunjung, menjadikannya waktu yang tepat untuk merasakan suasana desa yang meriah.
Berikut adalah beberapa aktivitas menarik yang dapat Anda nikmati saat berkunjung ke Penglipuran:
Desa Penglipuran, yang terletak di Bangli, Bali, adalah destinasi yang wajib dikunjungi yang memadukan warisan budaya, alam yang memukau, dan lingkungan yang tenang. Berikut semua informasi yang Anda butuhkan untuk merencanakan perjalanan Anda:
Tiket Masuk:
Untuk pengalaman yang lebih mendalam, Anda dapat membeli paket wisata khusus di loket tiket. Paket ini dapat mencakup:
Jam Operasional:
Rabu hingga Jumat: 06:30 – 18:30 WITA
Sabtu hingga Selasa: 08:00 – 18:30 WITA
Baik Anda menginap di The Nest Hotel Nusa Dua atau Agranusa Villa, perjalanan sehari ke Desa Penglipuran adalah cara sempurna untuk memperkaya petualangan Anda di Bali. Biarkan nuansa damai dan pesona budaya desa ini memberikan sentuhan ajaib pada liburan Anda.
Rasakan kemegahan Taman Budaya GWK, sebuat perpaduan sempurna antara seni, sejarah, dan mitologi Bali. Kunjungi patung Garuda Wisnu Kencana yang menjulang tinggi, jelajahi taman yang asri, serta nikmati pertunjukan dan kerajinan tradisional....
Kunjungi Pasar Seni Ubud, pusat budaya Bali yang cerah dan penuh warna. Jelajahi kerajinan tangan yang rumit, kain tekstil berwarna-warni, dan oleh-oleh sempurna yang berjarak hanya 1,5 jam dari The Nest Hotel Nusa Dua.
Hanyutkan diri Anda dalam warisan budaya Bali yang memukau bersama Devdan Show. Nikmati pertunjukan memikat yang memadukan tarian, akrobatik, dan visual yang menakjubkan. Sangat cocok untuk keluarga yang berkunjung ke Nusa Dua, Bali.
Rooftop Nusa Dua, Pemandangan Sunrise Sunset Bali, Rooftop Terbaik di Bali, The Nest Hotel Nusa Dua, Roost Rooftop Bali, Rooftop Panoramas Bali, Hotel Sunrise Sunset Bali